Tema dan Ayat Tahun 2012

TEMA :

MENJADI GEREJA YANG BERTUMBUH BERSAMA MASYARAKAT

Ayat Tahun 2012

Yesus Kristus berkata : " Kekuatan saya dibuat sempurna dalam kelemahan ".









Kamis, 01 Maret 2012

Cerita 01

Pangkal Dari Cabang Yang Kokoh



Berbicara mengenai pohon, tidak ada yang asing. Dari akar , pangkal, pohon, cabang ranting, kita dapat mengenalnya dengan baik ! kita mengenal pohon beringin, pohon mangga dan pohon durian. Pohon-pohon ini dapat bertambah besar dan dapat memberi perlindungan. Katakanlah misalnya pohon beringin. Akarnya kokoh pangkalnya besar dan lebar, pohonnya besar juga cabang-cabangnya banyak serta daunnya rindang. Dapat menjadi perteduhan yang baik. Walaupun buahnya kecil-kecil tidak berguna untuk manusia. Berbeda dengan pohon durian atau mangga akarnya, pangkalnya juga batangnya kuat, dan besar sekaligus buahnya dapat berguna untuk manusia. Persoalannya baru di situ ! Ttapi yang menarik adalah peranan akar yang kokoh ! apabila akar tanaman sehat pastilah tanaman itu sehat dan dapat tumbuh dan berbuah dengan baik!Sama dengan gedung yang berdiri megah ! Pernahkah kita memikirkannya ? tidak ada yang lain, karena dasar dan pondasinya yang kokoh sehingga bangunan itu kuat dan tangguh. Gambaran diatas ini kita jadikan sebagai jembatan untuk dapat menghubungkan kesaksian firman Tuhan hari ini ! melalui mulut nabi Yesus, Tuhan mau menegaskan, bahwa melalui Isai, akan dating seorang juru selawat. Dia yang kuat dan kokoh, tempat manusia untuk berlundung. Dan yang lebih menarik membuat ini tidak hanya berlaku untuk bangsa-bangsa, pada zaman nabi Yesus. Tetapi juga bagi semua umat manusia. Rasul Paulus mengatakan, ….. “ kamu sebagai tunas biar telah dicangkokan ……, dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah …. “ Pangkal dan cabang yang kokoh ini melindungi semua umat manusia. Jadi memang tidak ada jasa-jasa apapun pada diri manusia. Hanya oleh karena kekuatan kasih dari tanah dan pangkal Isai. Dialah yang telah menopang dan memberi kekuatan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar